TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Setelah melalui serangkaian pembahasan yang intensif, DPRD kabupaten Rejang Lebong akhirnya menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2024 untuk disahkan menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keputusan tersebut diputuskan dalam sidang paripurna tahap IV masa sidang III yang berlangsung pada jumat (1/11) pukul 15.00 WIB.
Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Mahdi Husen, dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Bupati Drs.H. Syamsul Effendi, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten, Yusran Fauzi, ST, Unsur Forkopimda, serta kepala dinas dan instansi terkait di Pemkab.
Dalam penyampaian hasil pembahasan Banggar atas RAPBD 2024, Dra. Hj. Nurul Khoiriah, MSi dari Fraksi Demokrat, sebagai juru bicara Banggar, mengungkapkan struktur RAPBD 2024. "Pendapatan daerah sebesar Rp. 1.078.512.497.631, belanja daerah sebesar Rp. 1.125.947.236.674, dan pembiayaan daerah Rp.49.961.739.043. Setelah ditutupi pembiayaan daerah/Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp.49.961.739.043 dan dikurangi pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal daerah sebesar Rp. 2,5 miliar, defisit riil pada RAPBD 2024 sebesar Rp 0 atau nihil," jelas Nurul.
Sebelum kesepakatan disahkan, Asli Matap sebagai juru bicara 7 fraksi menyampaikan 9 poin pendapat akhir fraksi-fraksi, yang terdiri dari beragam permintaan terkait alokasi dana CSR, pendidikan, infrastruktur, sosialisasi program, hingga peralatan medis.
Setelah mendapatkan persetujuan dari semua fraksi, disusul penandatanganan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) APBD 2024 oleh pimpinan DPRD dan bupati. Bupati kemudian menjelaskan struktur dan komposisi APBD 2024, dengan total pendapatan daerah sebesar Rp. 1.078.512.497.631, terdiri dari PAD Rp.72.011.820.913, dana transfer Rp.992.651.229.860, dan pendapatan lain-lain Rp.13.449.447.632. Sementara belanja daerah sebesar Rp.1.125.974.230.674 dan pembiayaan Rp.49.961.739,43.
"Dengan pengeluaran pembiayaan 2.500.000, pembiayaan netto menjadi Rp.47.461.739,43, sehingga defisit anggaran menjadi Rp 0," tutup bupati.
Dengan disahkannya APBD 2024 tanpa defisit, diharapkan program-program strategis yang telah dirumuskan dapat terlaksana sesuai rencana untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Rejang Lebong.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputra