Skip to main content

Festival Bhumi Belirang Dibuka oleh Bupati Rejang Lebong

Bupati Rejang Lebong, Drs. Syamsul Effendi, MM, secara resmi membuka Festival Bhumi Belirang di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi pada Minggu, 26 November.(ft : Gunawan teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.co.id >><<  Bupati Rejang Lebong, Drs. Syamsul Effendi, MM, secara resmi membuka Festival Bhumi Belirang di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi pada Minggu, 26 November. Acara dibuka dengan semarak pemukulan lesung oleh bupati, istri, dan sejumlah pejabat penting seperti Dandim 0409, anggota DPR-RI, Asisten II Setdakab, dan perwakilan dari kepolisian.

Rangkaian festival dimulai dengan pertunjukan tari kolosal "The Wonderful of Belirang," menggambarkan perjuangan sesepuh pada tahun 1932 membuka hutan menjadi lahan pertanian. Meski dihadang berbagai rintangan, kisah tersebut berhasil menginspirasi.

Selain pertunjukan tari, acara ini juga mengizinkan bupati dan tamu undangan untuk mengambil hasil panen buah dan sayuran dari gunungan besar. Meski hujan turun, antusiasme dalam panen tetap tinggi.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan apresiasi atas kekayaan alam Rejang Lebong serta menyatakan harapannya agar festival ini menjadi agenda tetap dalam pariwisata daerah. Dia juga berjanji untuk membangun akses jalan di Desa Belitar Seberang pada tahun 2024 sebagai dukungan untuk pengembangan sektor pariwisata.

Anggota DPR-RI, HM Soleh, SE, yang juga pembina Ikatan Kuda Kepang Rejang Lebong, menyatakan kebanggaannya atas kesuksesan Desa Belitar Seberang masuk dalam 50 besar destinasi wisata nasional. Dia juga berencana untuk membawa kelompok kuda kepang dari desa lain untuk meramaikan festival.

Ketua panitia pelaksana, Hendri Hendika, menjelaskan rangkaian kegiatan festival, termasuk jelajah bhumi belirang sepanjang 10 KM dengan berbagai kegiatan di sepanjang rute.

Usai acara pembukaan, bupati dan tamu undangan meninjau pameran pasar yang menampilkan beragam makanan, minuman ringan, serta produk UMKM seperti kopi bubuk, gula aren, gula semut, dan jamu gendong.

Perwarta : Gunawan 

Editing : Adi Saputra