TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><< Ditjen Penyelengaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo-RI) menggelar sesi sosialisasi penting di Hotel Aryaduta Jakarta pada Jumat (17/11). Acara tersebut menyoroti pemantauan dan pemetaan telekomunikasi pos serta penyiaran melalui aplikasi inovatif bernama Sigmon.
Peserta dari sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Lampung, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Babel, DKI, dan Jawa Barat turut ambil bagian dalam sesi sosialisasi ini. Yanada, S.Kom, seorang analis sistem informasi dari Diskominfo Rejang Lebong, menjelaskan bahwa Sigmon adalah aplikasi yang akan memperkaya pendataan, pemantauan, dan pemetaan daerah, terutama dalam mengidentifikasi area blank spot yang belum terjangkau oleh operator seluler.
Menurut Yanada, "Aplikasi ini memiliki peran penting dalam menentukan area blank spot. Oleh karena itu, masyarakat Rejang Lebong diimbau untuk mengunduh aplikasi Sigmon melalui Play Store atau App Store. Semakin banyak yang menggunakan aplikasi ini, semakin mudah bagi Kemenkominfo untuk memetakan wilayah-wilayah yang masih belum terjangkau oleh jaringan telekomunikasi. Hal ini memungkinkan Ditjen PPI untuk memberikan informasi yang relevan kepada operator seluler di setiap daerah."
Sigmon menjadi solusi yang diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan telekomunikasi dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian lebih dari pihak terkait. Melalui partisipasi aktif masyarakat dalam mengunduh dan menggunakan aplikasi ini, diharapkan dapat tercipta cakupan jaringan yang lebih luas dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputra