Skip to main content

Pansus PAD DPRD Kota Bengkulu Minta Bapenda Genjot Pajak Hiburan dan Restoran

Pansus PAD DPRD Kota Bengkulu meminta Bapenda meningkatkan optimalisasi pajak hiburan dan restoran guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Kota Bengkulu kembali menggelar rapat lanjutan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu pada Senin (9/3/2026). Rapat tersebut membahas strategi peningkatan pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak hiburan dan restoran yang dinilai masih memiliki potensi besar untuk dioptimalkan.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Gading Cempaka DPRD Kota Bengkulu itu dipimpin langsung Ketua Pansus PAD, Pudi Hartono, S.Pd, serta dihadiri oleh sejumlah anggota pansus dan jajaran pejabat dari Bapenda Kota Bengkulu.

Dalam rapat tersebut, Pudi Hartono menegaskan bahwa pajak hiburan dan restoran merupakan dua sektor penting yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah. Namun, menurutnya, potensi dari sektor tersebut belum sepenuhnya tergarap secara maksimal.

Ia menyampaikan bahwa DPRD melalui Pansus PAD ingin memastikan Bapenda terus melakukan berbagai upaya inovatif untuk meningkatkan penerimaan pajak dari para pelaku usaha di Kota Bengkulu.

“Pajak hiburan dan restoran ini memiliki potensi yang cukup besar. Karena itu, kami meminta Bapenda agar lebih serius dan konsisten dalam melakukan pengawasan dan penagihan, sehingga potensi PAD bisa dimaksimalkan,” ujar Pudi Hartono dalam rapat tersebut.

Menurutnya, dengan semakin berkembangnya sektor usaha kuliner dan hiburan di Kota Bengkulu, seharusnya penerimaan pajak dari sektor ini juga ikut meningkat. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar kepatuhan wajib pajak dapat terus ditingkatkan.

Selain itu, Pudi juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaporan omzet dari para pelaku usaha. Ia menilai bahwa pengawasan terhadap pelaporan omzet perlu diperkuat agar tidak terjadi kebocoran pendapatan daerah.

Pansus PAD juga mendorong Bapenda untuk memanfaatkan teknologi digital dalam sistem pemantauan transaksi usaha. Dengan sistem tersebut, pemerintah daerah dapat memantau secara langsung aktivitas transaksi yang berkaitan dengan kewajiban pajak.

“Penggunaan teknologi sangat penting agar pengawasan bisa lebih efektif. Dengan sistem digital, potensi manipulasi laporan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Sementara itu, pihak Bapenda Kota Bengkulu menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah, termasuk melalui pendekatan langsung kepada para wajib pajak.

Upaya yang dilakukan antara lain dengan melakukan sosialisasi, pengawasan lapangan, hingga penerapan sistem pemantauan pajak berbasis teknologi untuk memastikan pelaku usaha menyetorkan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Bapenda juga terus melakukan pendataan ulang terhadap usaha hiburan dan restoran yang beroperasi di Kota Bengkulu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh usaha yang memiliki kewajiban pajak telah terdaftar dan tercatat dalam sistem.

Dengan pendataan yang lebih akurat, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi potensi pajak yang terlewatkan. Hal ini menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pansus PAD DPRD Kota Bengkulu juga menegaskan bahwa peningkatan PAD sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah. Pendapatan daerah yang optimal akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah kota untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, khususnya Bapenda, sangat diperlukan agar upaya peningkatan PAD dapat berjalan secara maksimal.

Rapat lanjutan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kinerja pengelolaan pajak daerah yang selama ini dilakukan oleh Bapenda Kota Bengkulu. Melalui pembahasan tersebut, diharapkan dapat ditemukan berbagai solusi untuk mengatasi kendala yang ada di lapangan.

Pansus PAD DPRD Kota Bengkulu berharap ke depan penerimaan pajak dari sektor hiburan dan restoran dapat meningkat secara signifikan. Dengan begitu, target Pendapatan Asli Daerah yang telah ditetapkan pemerintah daerah dapat tercapai secara optimal.

Pudi Hartono menegaskan bahwa DPRD akan terus melakukan pengawasan terhadap upaya peningkatan PAD, sekaligus memberikan dukungan kebijakan yang diperlukan agar pengelolaan pajak daerah di Kota Bengkulu semakin efektif dan transparan.

Pewarta : Agus Faisal

Editing : Adi Saputra