Skip to main content

UINFAS Bengkulu Dukung Penuh Program GEMPALA dan BISA Pemkot Bengkulu

UINFAS Bengkulu Dukung Penuh Program GEMPALA dan BISA Pemkot Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu menyatakan komitmennya untuk mendukung dua program strategis Pemerintah Kota Bengkulu, yaitu Gerakan Menanam Sepuluh Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) dan Gerakan Bengkulu Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri (BISA). Pernyataan dukungan ini disampaikan langsung oleh Rektor UINFAS Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain Dali, M.Pd., dalam penutupan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang berlangsung di Lapangan Rektorat, Jumat (8/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Zulkarnain menyampaikan kesiapannya membantu menyukseskan program GEMPALA yang diinisiasi oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Ia menegaskan bahwa UINFAS telah menyiapkan 40 batang pohon kelapa yang akan ditanam di kawasan Pantai Panjang pada 18 Agustus mendatang.

“Kami mendukung penuh program Wali Kota yaitu GEMPALA. Kami sudah siapkan 40 batang pohon kelapa yang nantinya akan ditanam dan dirawat hingga tumbuh dan berbuah. Ini bentuk nyata kontribusi kampus dalam menjaga lingkungan dan mendukung penghijauan kota,” ungkap Zulkarnain di hadapan ratusan mahasiswa baru dan para tamu undangan, termasuk Wali Kota Bengkulu.

Selain mendukung gerakan penghijauan, UINFAS juga turut serta dalam upaya menciptakan kota yang bersih dan nyaman melalui partisipasi aktif dalam program BISA. Dalam hal ini, kampus akan memberdayakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk terjun langsung membantu pengelolaan kebersihan kota.

“Tahun depan, sebanyak 500 mahasiswa akan kami tempatkan untuk KKN di wilayah Kota Bengkulu. Mereka akan dilibatkan dalam program kebersihan, dengan misi menjadikan kota ini bebas dari sampah. Selebihnya akan kami tugaskan ke lokasi lain seperti Enggano, Seluma, luar negeri, serta daerah rumpun Melayu,” jelas Zulkarnain.

Ia meyakini bahwa dengan kolaborasi antarperguruan tinggi di Bengkulu, program kebersihan kota bisa berjalan secara optimal. Jika masing-masing kampus mengerahkan sekitar 500 mahasiswa, maka dampaknya akan sangat besar terhadap perwujudan Kota Bengkulu yang bersih dan tertata.

“Kalau UNIB, UMB, UNIHAZ, dan kampus lainnya juga ikut menurunkan 500 mahasiswa, tentu ini akan menjadi kekuatan luar biasa. Ini bukan soal pencitraan, tapi bentuk dukungan moral dan nyata terhadap kepemimpinan Wali Kota yang benar-benar memiliki visi jelas demi kebaikan kota dan warganya,” tambah Zulkarnain.

Dukungan dari kalangan akademisi ini pun disambut baik oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Ia mengapresiasi komitmen UINFAS yang telah mengambil peran penting dalam menyukseskan program-program Pemkot Bengkulu, khususnya di bidang lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Bengkulu, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari UINFAS. Sinergi ini adalah bentuk nyata bahwa kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam membangun kota ini, baik dari sisi fisik maupun mental masyarakatnya. Saya sangat terbuka untuk terus berkolaborasi dengan pihak kampus demi kemajuan Kota Bengkulu,” ujar Dedy.

Penutupan PBAK UINFAS tahun 2025 ini menjadi momentum penting yang menunjukkan eratnya hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun Bengkulu yang lebih hijau, bersih, dan layak huni. Komitmen bersama ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra